Di sana
hujan
Manusia meminta agar cepat berhenti
Demi acara yang mungkin hanya sesaat
Tak peduli meski menyan menusuk kehidung
Demi acara yang mungkin hanya sesaat
Tak peduli meski menyan menusuk kehidung
Di sana
panas
Banyak
menggeraung agar hujan datang membasahi
Merasa paling tahu, berkata sudah bocorlah neraka-Nya
Merasa paling tahu, berkata sudah bocorlah neraka-Nya
Si coklat
Bersolek
bagai tepung, berbela menyakiti diri
Berharap
mengelupas menjadi putih
Si Putih
Terik
mentari diterjang, bagai cucian siang
Demi
hasil maksimal berharap mencoklatlah ia
Si kurus
Tak henti melahap tak peduli resiko
Berharap
esok ‘kan berisi
Si gemuk
Berdiet
tak sehat bagai menerjang kematian, mabuk lari tak peduli pagi, siang, malam
Tiada
henti berharap esok ‘kan terlihat kecil di depan cermin kejujuran
Tuhan,
apa maksud kesempurnaan makhluk-Mu, manusia?
Apa
segala hal?
Akal,
hati, bersih, kotor
Baik,
jahat
Mengeluh
tiada henti
Bersyukur
tiada banyak?
Tuhan,
Malaikat
dan syaithan kah yang menjadi isi kesempurnaan ini?
Selain
akal yang Kau beri khusus untuk manusia?
Apa ini
yang membuat kami menjadi sempurna?
2 komentar:
semua rahasia Allah..hanya kita sebagai ciptaanNya berusaha berbuat kebajikan & beribadah sebaik2nya..
ia, terus dan selalu terus memperbaiki diri menjadi org yg bajik dan beribah padanya, mba.. ^^
Posting Komentar