Daun

Sabtu, 10 Agustus 2013

SANG PERINDU



Aduhai
Rembulan itu indah, bukan?
Terlihat begitu bulat
Begitu jingga
Begitu menawan di tengah hamparan  hitam

Sinarnya membuat berjuta rindu
Bulatnya membuat tambah membesar
Seiring pesan rindu yang ia tampung
Begitu indah, membuat berjuta rasanya saat dipandang

Aduhai, pagi
Kabut yang mengungkung segar , menggelantung indah
Beningnya embun menggelayut di di dedaunan
Udara paginya membuat semangat menatap janji-janji indah
Begitu menyenangkan membuat rindu semalam berharap balasan

Kabutnya membuat kerinduan itu berbuah janji
Embunnya nan bening itu mengubah kerinduan itu menjadi berjuta harapan
Udara segarnya menelusuk kalbu
Membuat perindu bernyanyi ria
Lihat, rindu yang menyesakkan dada
Berubah begitu indah
Begitu menyenangkan

Aduhai, siang
Panasnya membakar jiwa
Teriknya buat peluh mengalir tak tertahankan
Perjuangan tiada batas membara saat itu
Baik pun buruk
Sibuk tiada berarah


Panas mentari membuat jutaan rindu ini terlupakan
Lihat, siapalah yang sibuk tanyakan rindu?
Menyibukan diri demi janji-janji langit
Rindu itu lenyap ke bagian dalam
Didorong
Demi sesuatu yang lebih indah

Kerinduan itu berpeluh jiwa
Beruabah jadi usaha

Entahlah

Aduhai, sunset
Detik-detik tenggelamnya begitu mendebar-debar
Lautan yang biru mengubah diri demi keindahannya
Mentari yang tenggelam  begitu jingga bagai rembulan bukan?
Begitu indah

Detik-detik tenggelammu sungguh mendebarkan
Bagai lautan perasaan ini
Detik-detik perpisahan sungguh sangat mendebarkan
Membuat panah-panah tertancap tajam ke setiap isi kalbu
Warna jingganya membuat sang perindu mengucap pesnanya
Menatapnya dengan begitu sendu
Kalbu dipenuhi harap
Apakah kerinduan itu kan sampai padanya?

Aduhai, sang perindu
Tiada mengenal usia, tiada mengenal batasan
Selalulah sama bentuknya
Tiada siang, tiada malam
Selalu begitulah rasanya

Mendebarkan
Menyakitkan
Menyenangkan
Membahagiakan
Menyedihkan

Setidaknya, kita tahu
Selama kita masih merindu
Kita masih mempunyai hati
Meski sepotong hatinya telah pergi
Menjadi hal yang pantas dirindukan

Tidak ada komentar: