Daun

Kamis, 11 Juli 2013

Puisi ( Rembulan Untuk Kinnai)

Bunda,
Malam indah dengan rembulan itu, Bunda
Bunda,
Bulat kejinggaannya bagai mengucap berjuta aksara

Bunda,
Kau bilang, aku bagai rembulan bukan?
Benarkah? benarkah?
Benarkah, Bunda?

Bunda,
Tapi malam begitu sunyi kembali, Bunda
Rambut hitam legam ku tak tersentuh sentuhan hangat mu
Sepi sunyi sudah

Bunda,
Andai saja aku bisa melihat mu sekarang
Aku akan memelukmu penuh kehangatan
Kehangatan yang benar-benar ku rindukan

Bunda,
Rembulan begitu menyenangkan
Tapi aku tak pernah merasa senang lagi
Kau tidak di sini, Bunda
Aku Rindu

Tapi biar Tuhan yang menyampaikannya pada mu
Biar rembulan sendu melihat ku redup disini
Bunda,
Aku merindukan rembulan seperti mu

‪#‎RembulanuntukKinnai‬

Tidak ada komentar: