Puisi ( Rembulan Untuk Kinnai)
Bunda,
Malam indah dengan rembulan itu, Bunda
Bunda,
Bulat kejinggaannya bagai mengucap berjuta aksara
Bunda,
Kau bilang, aku bagai rembulan bukan?
Benarkah? benarkah?
Benarkah, Bunda?
Bunda,
Tapi malam begitu sunyi kembali, Bunda
Rambut hitam legam ku tak tersentuh sentuhan hangat mu
Sepi sunyi sudah
Bunda,
Andai saja aku bisa melihat mu sekarang
Aku akan memelukmu penuh kehangatan
Kehangatan yang benar-benar ku rindukan
Bunda,
Rembulan begitu menyenangkan
Tapi aku tak pernah merasa senang lagi
Kau tidak di sini, Bunda
Aku Rindu
Tapi biar Tuhan yang menyampaikannya pada mu
Biar rembulan sendu melihat ku redup disini
Bunda,
Aku merindukan rembulan seperti mu
#RembulanuntukKinnai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar